Sinuhun PB X memiliki beberapa mobil tidak hanya mobil Kanjeng Kyai Maruto saja. Mobil Kanjeng Kyai Maruto itu jarang sekali dipakai oleh Sinuhun, yang sering dipakai itu mobil lainnya, seperti buat ke Pesanggrahan di Ampel dan ke Tawangmangu.
"Mobil Sinuhun PB X itu tidak hanya satu tapi memiliki lebih dari tiga mobil. Saya kurang hapal jenis mobil lainnya apa dan ada nama-namanya itu, sering dipakai," ungkap dia.
Karena mobil Kanjeng Kyai Maruto itu bisa dibilang dalam tanda kutip paling primitif.
Jadi mobil Kanjeng Kyai Maruto, beliau ingin mewujudkan simbol kekuasaan, kalau seorang Raja Jawa itu tidak kalah dengan orang Belanda waktu itu.
"Jadi beliau ingin menyiratkan kalau kita juga mampu, kita orang juga mampu. Makanya Sinuhun itu ada julukan Kaisar Jawa," tandasnya.
Seperti diketahui, Sinuhun PB X bertahta selama 56 tahun sejak 1893 hingga 1939. Beliau merupakan raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang paling berpengaruh.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pakai Hasil Iuran Warga, Jembatan Sasak Diatas Sungai Bengawan Solo Kembali Dibuat
-
Begini Perjuangan Mantri BRI Menembus Laut Demi Hadirkan Layanan Keuangan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026
-
Tim U-15 Putri Surakarta Siap Tampil Maksimal di HYDROPLUS Soccer League All Stars
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Tolak Penyimpangan yang Rugikan Negara dan Masyarakat