SuaraSurakarta.id - Timnas Indonesia tampil pantang menyerah saat mengalahkan Kuwait, 2-1 babak kualifikasi grup A Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait City, Kamis (9/6/2022) dini WIB.
Tuan rumah sejatinya unggul lebih dulu lewat sundulan Yousef Alsulaiman di menit-41.
Namun Timnas Indonesia pantang menyerah dan membalikkan lewat tendangan penalti yang dilakukan oleh Marc Klok serta Rachmat Irianto. Skor 2-1 untuk Timnas Indonesia bertahan hingga laga bubar.
Kemenangan itu sekaligus menjadi bukti bahwa hasil akhir adalah segalanya dalam hal sepak bola.
Betapa tidak, sepanjang pertandingan, skuad asuhan Shin Tae-yong mendapat tekanan bertubi-tubi. Namun strategi serangan balik yang dirancang berjalan efektif.
Dalam statistik yang dilansir dari akun Instagram @lapangbola.com, Timnas Indonesia kalah dari sejumlah hal di laga tersebut.
Timnas Kuwait mencatat penguasaan bola 56 persen berbanding 44 persen milik Timnas Indonesia.
Untuk statistik total sepakan, tuan rumah mencatat 13 total shoot dengan 6 diantaranya mengarah ke gawang.
Sedangkan Timnas Indonesia 'hanya' mencatatkan 12 tendangan dan dua diantarnya mengarah ke gawang. Namun dua shoot on goal semuanya berbuah hasil melalui Marc Klok dan Rachmat Irianto.
Baca Juga: Media Kuwait Sanjung Kehebatan Pemain Timnas Indonesia: Serangan Balik Tiada Henti!
Raihan tiga poin yang sudah didapatkan nantinya akan dijadikan modal Timnas Indonesia untuk melawan Yordania yang saat ini menjadi tim terkuat di Grup A.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar