SuaraSurakarta.id - Seorang TikTokers membela Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan soal kenaikkan harga tiket Candi Borobudur.
Berdasarkan unggahan video di akun TikTok @aditmkm, TikTokers ini mengatakan sudah seharusnya tiket masuk Candi Borobudur dibuat mahal.
"Tiket borobudur emang harusnya harga mahal. I mean, borobudur itu satu dari tujuh keajaiban dunia. Selevel sama piramida di Mesir," ucapnya.
TikToker ini menerangkan bahwa Candi Borobudur merupakan tempat yang sangkral bagi umat Budha. Sehingga sudah sewajarnya pengunjungnya dibatasi.
"Ya wajar kalau mahal tiketnya. Lagian ya borobudur itu tempat ibadah. Ya bayangin aja tempat ibadah kalian didatangi orang random. Yang nggak doa, cuman foto-foto doang, terus pegang-pegang patung sakral kalian," jelasnya.
Lebih lanjut, TikToker ini menyebut keputusan Menteri Luhut telah tepat untuk kebaikkan umat beragama Budha di kawasan Candi Borobudur.
"Jadi yang boleh protes ya cuman warga sekitar yang terdampak. Yang merasa mata pencaharian mereka terancam karena kenaikkan in,"
"Lah kamu itu siapa? Orang Magelang bukan, orang Budha bukan. Kamu itu kayak Puan Maharani yang lagi foto di podium E Prik. Kamu itu nggak diajak," ungkapnya.
Jika kenaikkan harga tiket Candi Borobudur memberatkan wisatawan lokal. TikTokers ini menyuruh masyarakat untuk lebih giat dalam mencari uang.
Baca Juga: Luhut Berencana Naikkan Harga Tiket, Siapa Pengelola Candi Borobudur Sebenarnya?
"Kalau kalian protes cuman gara-gara kalian nggak punya cukup duit buat liburan ke Borobudur. Ya makanya kerja, jangan nyalahin tiketnya yang kemahalan. Salahin dirimu sendiri, bukannya nabung buat beli rumah. Malah sok-sokan healing ke Jogja-Magelang," pungkasnya.
Kontak saja unggahan TikTokers ini berhasil mematik perhatian warganet. Sebagian besar dari mereka ramai memberikan ragam komentar.
"Apa gak boleh warga Indonesia melihat ke ajaiban di negeri sendiri. Kaya kita gak bayar pajak aja. Semestinya bisa untuk merawat itu situs," ujar akun @yasmin**.
"Solusi itu gak harus naikin harga ygy.
ada loh cara pembatasan tiket untuk pengunjung, dan dibuat pemesanan tiket lewat web. kan bisa diatur kan," ungkap akun @queenze**.
"Menurut ku. Harga naik gak papa, asal jangan sejauh itu. Kalau masalah pengunjung, mending dibatasi aja wisatawannya," imbuh akun @stevan**.
"Bukan masalah tiket mahal tapi masalahnya nanti uangnya pergi kemana," sahut akun @rizkia**.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan