Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Selasa, 29 Maret 2022 | 20:46 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat menyusuri Sungai Bengawan Solo. [Suara.com/Ari Welianto]

"Sampahnya masih cukup banyak tadi, memang harus satu per satu nanti dibuat sistem mungkin partisipasi masyarakat atau relawan untuk membersihkan sungai. Kalau debit air terjaga dan sampah bersih bisa cukup bagus," ungkap dia.

Sampah memang masih menjadi pekerjaan rumah (PR). Selain itu, parapet di sebelah kiri sungai sudah panjang, tapi sebelah kanan belum.
 
"Tadi saya sampaikan ke teman-teman, ini Sungai Bengawan Solo keren loh. Tapi kondisinya belum baik-baik saja, maka meski kita sengkuyung bareng-bareng harus kita jaga, jangan buang limbah dan sampah ke sungai," paparnya.

Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan menyenangkan menyusuri sungai Bengawan Solo.

"Lagi iki numpak perahu, tidak takut lah," sambung dia.

Baca Juga: PDIP Yakin Pertemuan Ganjar-Gibran-Bobby Tak Bahas Pemilu, Bambang Pacul: Mereka Bukan Pengurus Parpol

Ke depan memang Sungai Bengawan Solo bisa dijadikan wisata air, hanya saja PR masih banyak dan perlu diselesaikan.

"Tadi kalau kita lihat yang cantik itu Pintu Air Demangan yang baru selesai dibangun," imbuhnya 

"PR masih banyak seperti yang disampaikan Pak Gubernur, sampah masih banyak, air masih kotor, makanya kalau buang sampah jangan di sungai. Memang itu dari berbagai daerah, mau bagaimana lagi," tandas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Baca Juga: Dikunjungi Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, Ganjar Pranowo Beri Pesan Ini

Load More