SuaraSurakarta.id - Anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro akhirnya buka suara berkait kritikan ke pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong hingga menimbulkan polemik di media sosial.
Seperti diketahui, mantan manajer Madura United itu menyoroti kinerja Shin Tae-yong lantaran gagal membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2020 di Singapura.
Haruna menilai jika Shin Tae-yong sama seperti pelatih Timnas Indonesia sebelum-sebelumnya yang gagal mempersembahkan gelar juara.
Selain itu, dirinya juga menyebut jika pelatih asal Korea Selatan itu lebih banyak memainkan pola direct football dibanding umpan-umpan pendek.
Kepada Suarasurakarta.id, Haruna Soemitro menjelaskan berkaitan dengan pernyataan tersebut.
"Jujur saya bingung salahnya di mana. Saya mengevaluasi STY (Shin Tae-yong) itu karena fungsi sebagai Exco PSSI. Ingat lho, STY itu dipilih Exco saat di Malaysia. Bukan netizen," ungkapnya, Senin (17/1/2022).
Menurutnya, dipilihnya mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 karena segudang prestasi, termasuk bersama pasukan Negeri Gingseng.
"Dengan segudang prestasi itu, diharapkan STY bisa membawa sepak bola Indonesia dan Timnas Indonesia berprestasi," tegasnya.
"Makanya, kritikan itu ada harapan mudah-mudahan tahun ini milik STY (juara AFF U-22 dan Piala AFF 2022)," tambah dia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Disebut Tersinggung, Tagar Haruna Out Jadi Trending Topic
Berkaitan dengan kritik permainan direct football, Haruna Soemitro menegaskan jika itu berdasarkan masukan dari pelatih-pelatih Liga 1.
"Soal itu (direct football) masukan, keluhan, dan aspirasi dari pelatih Liga 1. Saya nggak tau teknis karena bukan pelatih sepak bola dan tak punya lisensi," paparnya.
"Makanya saya sebagai Exco PSSI menjalankan fungsi untuk menampung aspirasi dari teman-teman Liga 1, termasuk masukan pelatih. Bukan dari saya sendiri," pungkas Haruna Soemitro.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Terungkap! Teka-teki Pertemuan Tertutup Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi
-
Grace Natalie Buka Suara Soal Permintaan Maaf Tersangka Ijazah: Terima, Tapi Hukum Harus Berjalan!
-
Perbandingan Honda Jazz 2019 vs Toyota Yaris TRD Bekas, Mana yang Lebih Oke?
-
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?
-
Kaesang Sesumbar Jadikan Jateng Kandang Gajah: PSI Menang Mutlak di Pemilu 2029!