SuaraSurakarta.id - Dukungan moril untuk Rifa Handayani yang sedang terlibat kasus dengan Menteri AH terus bermunculan.
Terbaru, berbagai spanduk bertebaran di sejumlah titik dan petisi untuk mendukung perempuan yang melaporkan sang menteri di situs Change.org.
Diwartakan Hops.id--jaringan Suara.com, beberapa spanduk terpasang di Jalan Dr Sahardjo, Jakarta Selatan, jembatan penyeberangan orang (JPO) DPR, Jalan Gatot Subroto, dan Kasablanka Jakarta Selatan.
Bunyinya kurang lebih mendukung Rifa untuk mendapatkan keadilan dalam kasus ancaman dan intimidasi yang dia laporkan. "Selamatkan Rifa Handayani. Dari Pecinta Layangan Putus" demikian tulisan dalam spanduk-spanduk tersebut.
Rifa sebelumnya melaporkan Menteri AH dan istrinya YA atas tuduhan ancaman dan intimidasi yang dilakukan di media sosial dengan sangkaan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Namun, laporan itu ditolak penyidik Bareskrim Polri dengan alasan bukti-bukti yang dilampirkan tidak kuat. Termasuk saat Rifa kembali untuk melengkapi bukti-bukti, polisi masih belum menerima laporan Rifa.
Karena kecewa, Rifa kemudian melaporkan hal itu secara resmi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan meminta perlindungan kepada Komnas HAM karena merasa jiwanya terancam.
Rifa juga menemui Ketua DPR Puan Maharani untuk mempertanyakan laporannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR yang hingga kini belum ditindaklanjuti.
Kekecewaan Rifa lantas diteruskan Almira Suryani yang menggagas petisi bertajuk “Perempuan Indonesia Bersama Rifa”. Dia mengajak seluruh perempuan Indonesia melalui petisinya untuk mengawal kasus Rifa agar mendapatkan keadilan.
Baca Juga: Selingkuh Tak Bisa Jadi Alasan Gugat Cerai di China, Warganet di China Pun Heboh
Petisi itu juga menekankan agar penegak hukum tetap memperhatikan perempuan yang sering kali menjadi korban. Apalagi saat berharapan dengan orang-orang besar yang terkesan kebal hukum.
“Sebagai kaum yang melahirkan calon pemimpin bangsa. Perempuan Indonesia harus dilindungi, dijaga dan berhak untuk bicara. Laporan yang dilakukan Rifa Handayani tidak bisa dianggap sepele. Harus diusut hingga tuntas, tidak bisa dibiarkan berlalu,” tulis Almira.
“Kalau seandainya Rifa bohong, maka dia bakal menghadapi ancaman hukuman terkait pencemaran nama baik. Namun jika ucapan Rifa benar, dan kita semua diam, maka bahaya besar menanti para perempuan Indonesia. Jangan karena sang mantan selingkuhan seorang pejabat, maka bisa seenaknya lepas dari tanggung jawab, jeratan hukum dan sanksi sosial," tambahnya.
Hingga hari ini petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 100 orang. “Kita harus bela hak perempuan,” tulis Febri Luis, salah satu pendukung petisi. “Saya mendukung karena korban butuh kadilan,” imbuh pendukung lain, Dewi Safira.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Budaya Antikorupsi Diperkuat, BRI Gelar PELOPOR 2026 Bersama KPK
-
METRO Modest Fashion Week 2026 Digelar di Solo, Syariah Card Melonjak 95 Persen
-
Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab
-
Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026
-
Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo