SuaraSurakarta.id - Subscriber Ria Ricis kini mulai mengalahkan YouTuber Atta Halilintar. Ria Ricis pun dijuluki sebagai Queen of YouTube oleh warganet.
Namun tak disangka YouTuber Ria Ricis mengungkapkan sempat curhat ingin berhenti jadi Youtuber. Hal ini seperti diungkapkan suami Youtuber Indonesia itu, Teuku Ryan.
Menyadur dari Solopos.com, Suami Ria Ricis, Teuku Ryan memberikan reaksi di luar dugaan. Ternyata pria asal Aceh ini justru meminta istrinya untuk terus berkarya.
Teuku Ryan ingin Ria Ricis tak berhenti jadi Youtuber lantaran dia mengenal baik istri yang baru saja dinikahinya itu. Karenanya dia meminta sang istri untuk tetap berkarya.
“Kemarin istri saya sampai bilang, apa dia berhenti saja buat tiktok dan Youtube demi merawat saya?” beber Teuku Ryan seperti dikutip dari, Jumat (19/11/2021).
Mendengar curhatan Ria Ricis, Teuku Ryan yang mengenal sang istri sudah cukup lama menjadi YouTuber pun langsung melarangnya. “Saya langsung bilang JANGAN. harus tetap jadi Ria Yunita & Ria Ricis yang kami semua kenal,” tutupnya.
Mendengar bagaimana respons Teuku Ryan saat Ria Ricis ingin berhenti jadi Youtuber, tak sedikit warganet yang terharu dengan pasangan ini.
“Terharu banget icis dapet suami terbaik seperti ini mengerti sikon dan membebaskan istrinya berapresiasi setelah menikah, ya allah masya allah langgeng2 ya,” tulis warganet.
“Ah ga ngerti mau ngomong apalagi… Pasangan good looking ini emang bener2 bikin baper,” tulis warganet lainnya.
Baca Juga: M Kace Disidang di Ciamis, Pengacara: Kejaksaan Agung Sudah Terpapar Kebencian
“Uuuwww sweet bgt caption Abang TR tetep menghibur dan berkah selalu yaa.. jangan lupa jaga ksehatan kalain brdua ricis TR selalu di hati,” timpal yang lain.
Ria Ricis berhasil mengalahkan Atta Halilintar, sebagai YouTuber nomor satu di Asia. Kini, ia memiliki followers sebanyak 28,1 juta. Ria Ricis pun langsung memberitahu kabar bahagia ini kepada Teuku Ryan.
Mengetahui sang istri bisa meraih penghargaan besar seperti ini, teuku Ryan pun mengingatkan. “Barakallah sayang ya, jangan pernah berhenti menghibur penggemarmu,” lanjutnya.
Ria Ricis berhasil ungguli Atta Halilintar dalam jumlah pengikuti di Youtube. Hal ini menjadikan istri Teuku Ryan ini sebagai Youtuber dengan subscriber terbanyak di Indonesia.
Kini, memiliki pengikut sebanyak 28,1 juta, Ria Ricis jelas ungguli Atta Halilintar yang bertahan di angka 28 juta subscriber. Padahal pada Juli 2021 lalu Atta Halilintar masih menjadi Youtuber Indonesia dengan jumlah pengikut (subscriber) terbanyak yaitu mencapai 27, 6 juta. Berbekal jumlah subscriber yang sangat banyak ini, tentu saja pendapatan Atta Halilintar tak main-main.
Namun kini, Ria Ricis berhasil ungguli Atta Halilintar dalam hal jumlah pengikut di kanal Youtubenya. Lewat unggahan di Instagram pada Rabu (17/11/2021), Ria Ricis mengaku sangat terharu sekaligus bersyukur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Tekan Inflasi Saat Ramadan-Lebaran, Respati Ardi Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok
-
5 Pilihan Terbaik Mobil Toyota Bekas Harga Rp30 Jutaan, Irit BBM dan Tetap Ganteng
-
7 Fakta Video Viral Anies Baswedan Ajak Pria Diduga Intel Foto Bareng
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 196 kurikulum Merdeka: Perdagangan Internasional
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran