SuaraSurakarta.id - Persis Solo bakal kembali bertemu PSIM Yogyakarta pada lanjutan putaran kedua kompetisi Grup C Liga 2 2021.
Duel bertajuk Derby Mataram itu akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Senin (15/10/2021) mendatang.
Namun, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti justru meminta pertandingan antara Persis melawan PSIM tidak disebut sebagai Derby Mataram.
"Saya ingin lebih clear lagi. Ini jangan derby tapi jadwal pertandingan yang mempertemukan antara Persis dan PSIM, yaudah jadwal saja," kata dia saat ditemui usai penandatangan kesepakatan bersama antara Pemkot Yogyakarta dan Pemkot Solo di Balai Kota Solo, Rabu (10/11/2021).
Menurutnya, di tengah lapangan berkompetisi seperti biasa tapi di luar lapangan yang lebih smooth, apalagi di media sosial (medsos).
"Ini jadwal yang harus kita lalui, kebetulan bareng. Kalau Derby itu kayaknya gimana gitu, Derby Mataram apalagi. Jogja Solo satu unitas, satu penting untuk semua, semua penting untuk satu," ungkap dia.
Haryadi menegaskan, sangat keberatan dengan istilah Derby Mataram ini. Karena seolah-olah itu ada sesuatu yang berat, Mataram itu kan satu.
"Derby itu kan pertarungan, yasudah jadwal saja. Pertandingan-pertandingan sportif, jalani di lapangan, di luar kita ayem-ayem saja. Jelas saya sangat keberatan," paparnya.
Haryadi mengatakan, yang perlu dipahami ini adalah jadwal pertandingan mempertemukan antara PSIM dan Persis. Tentu mereka akan tampil secara maksimal, tapi jaga dengan sportivitas yang tinggi.
Baca Juga: Hasil Liga 2: Persis Solo Pesta Lima Gol ke Gawang Persijap Jepara
"Sportif itu, nek menang ora umuk, nek kalah ora ngamuk. Itu bisa dipahami sebagai sebuah dinamika dari kegiatan olahraga. Jangan merembet ke mana-mana, di lapangan saja," sambungnya.
Ia pun berencana akan menyaksikan langsung pertandingan Persis dan PSIM di Stadion Manahan Solo. Nanti akan mengajak perwakilan suporter Brajamusti muali presiden dan sekjen.
"Saya, Insya Allah akan nonton. Yo, kita tunjukan bahwa kita berada di lapangan dengan semangat. Saya menonton jangan dimaknai apa-apa atau dipaido," ucapnya.
Tapi ada satu hal yang bermakna dari sebuah kegiatan saya menonton, ada sebuah kebersamaan kedua kota yang baru saja yang disepakati bersama penandatanganan" imbuh dia.
Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak ada apa-apa pertandingan yang mempertemukan Persis dan PSIM.
"Derby besok santai saja. Untuk pengamanan, kita tetap siap siaga," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar