SuaraSurakarta.id - Kabar kurang sedap menghampiri mantan Bupati Klaten, Sri Hartini, yang sedang menjalani hukuman di Rutan Kelas IA Surakarta atas kasus suap terkait dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.
Nah, dari informasi yang beredar, Hartini dikabarkan meninggal dunia saat menjalani masa hukuman.
Kepala Pengamanan Rutan Solo, Bachtiar Oktaffiandi, mewakili Kepala Rutan Urip Dharma Yoga, lantas membeberkan fakta yang membuat geleng-geleng kepala. Betapa tidak, Sri Hartini diketahui dalam kondisi sehat.
“Kabar itu tidak benar, yang bersangkutan sehat-sehat. Kemarin sempat berbincang juga,” ungkap Bachtiar dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Senin (12/7/2021).
Menurutnya, saat mulai mendapat pertanyaan mengenai kondisi Sri Hartini, petugas Rutan Solo langsung menyelidikinya. Setelah penelurusan ternyata kabar meninggalnya mantan Bupati Klaten Sri Hartini berawal dari warga binaan pemasyarakatan (WBP) Klaten dengan nama sama yang meninggal belum lama ini.
Kesamaan nama itu membuat orang mengaitkan dengan eks Bupati Klaten yang juga tengah menjalani hukuman akibat korupsi.
“Beliau [Sri Hartini] sudah menghubungi keluarga untuk mengonfirmasi menggunakan layanan wartel Rutan Solo. Layanan kunjungan kan masih tutup, saat mengonfirmasi juga kami dampingi,” imbuhnya.
enurutnya, eks Bupati Klaten Sri Hartini merupakan WBP limpahan dari Lapas Khusus Wanita Semarang. Ia tersandung kasus korupsi dan pindah ke Rutan Solo sejak 31 Desember 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Polemik Nama Raja Keraton Solo: PB XIV Purboyo Pasrah Hadapi Gugatan LDA!
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Gibran Disebut Berpotensial Jadi Capres 2029, Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Dua Periode