SuaraSurakarta.id - Pasca penangkapan 49 pelaku pemungutan liar atau pungli di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara belum lama ini. Ternyata praktik pungli di kawasan pelabuhan belum sepenuhnya beres.
Penangkapan pelaku pungli itu buntut dari laporan salah satu sopir kepada Presiden Joko Widodo. Lantas Presiden yang akrab disapa Jokowi langsung sigap menghubungi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan memerintah anak buahnya untuk menindak para pelaku.
Meski begitu, praktik pungli di kawasan pelabuhan ternyata masih marak. Bahkan di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, para pelaku pungli tersebut kini menerapkan modus baru. Para sopir kontainer tetap harus memberikan uang pelicin sebelum melakukan aktivitas bongkar-muat.
Hal itu diketahui dari unggahan video akun instagram @romansasopirtruck, pada Minggu (13/06/2021). Dalam video berdurasi 45 menit, terlihat seorang pria yang tidak diketahui identitasnya tengah merekam aktivitas pungli dengan modus baru.
Dalam video itu juga terlihat seorang sopir truck sedang menunggu sebuah kantong plastik yang sedang diturunkan dari atas bangunan.
Baca Juga: Enam Preman Kawasan Industri Marunda Center Dibekuk, Paksa Beli Air Minum atau Setor Uang
"Nih kayaknya dia menurunkan sesuatu diatas, menurunkan kantong plastik. Terus ini sopirnya lagi mempersiapkan uang untuk dikasih," kata suara pria dalam video tersebut.
Setelah kantong plastik itu turun, sopir itu langsung sigap memasukan uang ke dalam kantong plastik berwarna hitam tersebut.
"Nih kreseknya lagi turun, nah masuk tuh uang sih sopir. Nah begitu modusnya, terus lari ke atas dan diambil oleh operatornya. Baru deh dia mau bongkar," ujar pria itu.
Sontak unggahan video tersebut lantas langsung dibanjiri komentar dari warganet di media sosial. Mereka juga banyak merasa heran mengapa para pelaku pungli belum jera setelah pasca insiden penangkapan tersebut.
"Udah mendarah daging, mau digentikan dari mana mulainya," tutur akun @vyergie.
Baca Juga: Tegas! Polda Sumbar Bakal Berantas Semua Aksi Premanisme
"Percuma ada motto 'kerja ikhlas' kalo kelakuan kayak begini, pantesan Indonesia gak maju2!!," cetus akun @den.sandy26.
"Oh berarti bukan cuman premannya aja yg pungli? Karyawannya jg?," sahut akun @syaugeek.
"Anjir itu operator gaji udah gede masih aja pungli, Yo Yo viralkan, berani pecat," ujar akun @diska_arifiandi.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
-
Tampang 2 Preman Ngamuk Minta Jatah ke Pedagang Sayur Pasar Bekasi, Positif Nyabu
-
Soal Kades Klapanunggal Palak THR, Dedi Mulyadi Geram: Sama dengan Preman, Harus Diproses Hukum
-
Apakah Penyerang Bologna Thijs Dallinga Keturunan Tanjung Priok?
-
Potret Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Tanjung Priok
-
Siap-Siap Mudik! Puncak Arus Mudik di Tanjung Priok Diprediksi 25 Maret 2025
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Drama Pemudik di Sukoharjo: Perempuan Mengamuk Tolak Kembali ke Tangerang, Begini Kisahnya
-
Kecelakaan Beruntun di Karanganyar: Truk vs 2 Mobil dan Motor, Begini Kronologinya
-
Kabar Gembira dari Boyolali: Harga Bahan Pokok Stabil Usai Lebaran
-
Kisah Perjalanan Kembali: Pemudik Solo Raya Ikuti Program Balik Gratis Kemenhub
-
One Way dan Contraflow Kunci Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025