SuaraSurakarta.id - Pengidap kanker tidak dilarang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Namun, asupan nutrisi perlu diperhatikan.
Dokter ahli gizi Marya W.Haryono mengatakan pengidap kanker yang menjalani ibadah puasa untuk ibadah bulan suci Ramadhan dapat menjadikan susu tinggi protein sebagai salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat berpuasa.
Menurutnya, hal itu untuk menyiasati jika pengidap kanker mengalami kebosanan pada menu makan dan minuman yang dijalani berbarengan dengan pengobatan saat puasa ramadhan.
“Susu tinggi protein itu kan baik. Di masa puasa tentu waktu makan pun sedikit tapi kita tetap harus menjaga nutrisi kan. Nah susu tinggi protein ini bisa digunakan untuk pelengkap menu berpuasa. Tapi ingat dosisnya harus pas. Mau disajikannya diseduh, atau pakai shaker itu balik ke selera masing- masing,” kata Marya dilansir dari ANTARA Sabtu (24/4/2021).
Meski demikian perlu diperhatikan agar pengidap kanker tetap menjaga asupan nutrisi itu tidak hanya dari susu tinggi protein tapi juga bergantian dengan makanan bergizi serta minum air putih yang cukup.
Susu tinggi protein fungsinya tidak menggantikan makanan dan minuman sebagai asupan nutrisi utama.
Sama halnya dengan jus atau pun buah-buahan yang tidak bisa dijadikan main course namun lebih berperan sebagai pendamping saat pengidap kanker menjalani puasa.
Selama berpuasa pun, Marya berpesan agar pasien kanker harus bisa memastikan nutrisi yang diterima seimbang baik pada saat sahur dan juga berbuka sehingga kinerja tubuh dapat stabil dan tetap bisa beraktivitas normal meski sedang menahan lapar dan haus selama 12 jam.
“Jadi jangan dikurangi makanan, tapi tetap dijaga nutrisinya 50 : 50 pada saat sahur dan juga berbuka,” tutup Marya.
Baca Juga: Masjid Berarsitektur Kabah di Palu
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar