SuaraSurakarta.id - Kawasan viaduk Gilingan, Banjarsari yang berada di bawah rel Solo-Semarang jadi lokasi langganan banjir saat hujan deras mengguyur.
Bak penyakit lama, banjir di lokasi itu belum bisa terpecahkan sejak beberapa Wali Kota Solo menjabat sebelumnya.
Bahkan saat hujan deras, Minggu (7/3/2021) siang lalu dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, jalan viaduk Gilingan tergenang air hingga ketinggian 90 sentimeter. Akibatnya, arus lalu lintas terpaksa dialihkan meski ada pula kendaraan yang nekat menerobos genangan air.
Genangan air itu berlangsung kurang lebih selama 60 menit. Tim Patroli BPBD Solo menyebut air menggenang karena mengantre masuk ke saluran drainase yang banyak sampah. Setelah petugas turun membersihkan sampah, genangan air perlahan-lahan surut.
Menanggapi kejadian itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melalui akun Instagram @gibran_rakabuming mengakui masalah genangan air viaduk Gilingan telah lama terjadi.
"Banyak warga mengeluh dengan kondisi viaduk di kawasan Gilingan, lantaran rawan terjadi banjir di musim penghujan. Permasalahan ini telah lama terjadi," tulis akun @gibran_rakabuming, Senin (8/3/2021).
"Apabila hujan lebat, maka jalanan akan tergenang air hingga 90 cm yang berimbas pada terganggunya arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahamd Yani," lanjutnya.
"Saya bersama Kepala DPU menjadikan ini catatan khusus, tentu percepatan perbaikan drainase harus segera dilakukan," tulis Gibran mengenai kondisi viaduk Gilingan, Banjarsari, Solo.
Sebagaimana diberitakan, viaduk Gilingan, Banjarsari, tergenang air hingga ketinggian 90 cm saat hujan deras pada Minggu siang. Arus lalu lintas sempat dialihkan karena tidak memungkinkan dilewati kendaraan.
Baca Juga: Hasil Drawing Piala Menpora 2021, Persija dan Bhayangkara Solo FC di Grup B
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
KPK Sita Uang dan Perhiasan dari Rumah Dinas Bupati Klaten, Lima Klaster Korupsi Diusut
-
Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh
-
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan UMKM
-
Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol