Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Selasa, 02 Maret 2021 | 17:06 WIB
Salah satu mahasiswa perantauan yang menempiuh study di ISI Solo, Stefanus Rio Murti Prakoso (kiri) memilih bertahan di Kota Bengawan selama pandemi. [Suara.com/R Augustino]

"Aku hidup dari pentas dan pas pandemi pentas-pentas terkesan lumpuh. Meski begitu, tetap ada sisi posistifnya. Saat pandemi saya justru malah lebih produktif dalam menghasilkan karya komposisi musik," pungkas Mahasiswa Etnomusikologi Angkatan 2017 itu.

Kontributor: R Augustino

Load More