SuaraSurakarta.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mewacanakan program di Rumah Saja saat akhir pekan guna menekan angka penyebaran Covid-19.
Kebijakan itu digagas mengingat hasil evaluasi, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jateng dinilai juga menunjukkan hasil yang belum optimal.
Namun, ada pendapat lucu dikeluarkan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berkaitan dengan kebijakan itu. Bahkan Yuni menilai ada kekhawatiran sendiri dari rencana itu.
Kekhawatiran yang dimaksud adalah angka kehamilan bakal bertambah jika kebijakan tersebut benar-benar dilaksanakan.
"Saya hanya khawatir banyak yang hamil itu aja. Khawatir tingkat kehamilan langsung tinggi kalau di rumah," ungkap Yuni sembari bercanda.
Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu juga menyoroti kekompakan di seluruh Jawa Tengah, mengingat implementasi PPKM dan regulasi yang dijalankan selama 2 tahap ini, masing-masing daerah berbeda-beda.
Jika hal itu masih terjadi, lanjut dia, kebijakan sehari dua hari di Rumah Saja bisa menimbulkan permasalahan baru.
Dia menilai apabila ada penerapan aturan yang jelas, masyarakat menurutnya akan konsisten dalam penerapan aturan dan tidak memberontak.
"Apakah nanti akan ada program Jateng berdiam diri dua hari di rumah itu berhasil atau tidak, saya kira konsisten dan komitmen kita aja untuk menegakkan," paparnya.
Baca Juga: Tanya Cita-cita, Ganjar Pranowo Ngakak Dengar Jawaban Anak Ini
Sebelumnya, Ganjar Pranowo menyebut kebijakan itu layak dicoba mengingat peningkatan kasus Covid-19 tetap terjadi.
Ganjar mengatakan bahwa gerakan Jateng di Rumah Saja bisa mengurangi mobilitas masyarakat di luar rumah.
"Jadi kita coba menahan diri dua hari saja. Dengan cara itu, maka potensi terjadinya kerumunan pasti tidak terjadi dan bisa menyetop penyebaran Covid-19," tegas Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!