SuaraSurakarta.id - Kabupaten Wonogiri kembali berstatus zona merah penyebaran Covid-19. Berdasarkan website resmi Pemkab Wonogiri, kasus kumulatif Covid-19 mencapai 1.929 kasus dengan 260 kasus aktif.
Pasien yang telah dinyatakan sembuh mencapai 1.591 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan meninggal sebanyak 78 orang.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo, mengaku telah memprediksi wilayahnya bakal kembali zona merah lantaran masih banyaknya spesimen hasil tes swab yang belum keluar.
"Banyaknya tracing dan testing yang dilakukan berdampak pada penambahan jumlah spesimen yang dikirim ke laboratorium. Beberapa waktu lalu sudah sempat melandai. Namun ketika spesimen hasilnya sudah keluar dan hasilnya banyak yang terkonfirmasi positif, kini jadi zona merah lagi," katanya, seperti dikutip dari Solopos.com--media jejaring Suara.com.
Merespon itu, lanjut dia, Pemkab Wonogiri bakal berkolaborasi dengan Polres dan Kodim 0728/Wonogiri menggelar upaya pencegahan yang lebih masif.
"Semua pihak harus berperan dan bertanggungjawab dalam penanganan Covid-19. Sehingga bisa menghasilkan interprestasi publik bahwa pandemi belum berakhir. Itu gol yang ingin kami capai," ujarnya.
Ia juga membenarkan ada salah satu camat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, yang bersangkutan merupakan orang tanpa gejala.
"Ya benar. Yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri karena tidak ada gejala. Saat ini kondisinya bagus. Dan masa isolasi sudah berjalan beberapa hari. Kami harapkan bisa segera beraktivitas lagi," ungkapnya.
Ia telah menunjuk pelaksana tugas (plt) menggantikan camat yang terpapar Covid-19 tersebut.
Baca Juga: Bhayangkara Solo FC Beri Syarat Ini untuk Lepas Pemainnya ke Luar Negeri
"Saya sudah menunjuk plt [pelaksana tugas] baru untuk sementara waktu menggantikan camat yang terkonfirmasi itu. Hal ini agar fungsi pelayanan tetap berjalan dan tetap pada koridor yang ada," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS
-
Solar Mahal Gila! Pakar Ungkap Trik Rahasia Hemat BBM Mobil Diesel, Bukan Cuma Soal 'Kaki Kanan'
-
Anti Mainstream! 5 Mobil Bekas Rp40 Jutaan Irit dan Nyaman, Fitur Mewah yang Sering Dilupakan
-
Detik-detik Terakhir Istri Abu Bakar Ba'asyir Sebelum Berpulang: Sempat Pasrah dan Berdzikir